TEKS CERAMAH "PENTINGNYA MENJAGA LISAN"
Nama : Rifda Atikah Nasution
Kelas : XI MIPA 3
Mata Pelajaran : Bahasa Indonesia
Guru Pembimbing : Harry Syahputra Gultom M.Pd
Assalamu’alaikum warahmatullahi wabarakatuh.
Salam sejahtera bagi kita semua.
Puji beserta syukur kita panjatkan kehadirat Tuhan Yang Maha Esa karena atas rahmat dan karunia-Nya sehingga kita semua dapat berkumpul di kelas ini. Tidak lupa shalawat dan salam tercurahkan kepada Nabi Muhammad SAW, "Allahumma shalli ala sayyidina Muhammad wa alaa alihi sayyidina Muhammad." Yang saya hormati bapak Harry Syahputra Gultom selaku guru pembimbing, dan yang saya sayangi teman-teman sekalian. Sungguh merupakan sebuah kehormatan bagi saya Rifda Atikah Nasution dapat berbicara di depan ini, yang akan membawakan ceramah dengan judul "Pentingnya Menjaga Lisan"
Hadirin yang saya hormati,
Sebagai makhluk sosial, tentu semua orang tidak bisa lepas dari interaksi antara sesama. Namun, seringkali seseorang melakukan kesalahan dalam berbicara. Disengaja ataupun tidak sengaja, perkataan yang terucap dari mulut seseorang dapat menyakiti perasaan orang lain yang mendengarnya. Pada era modern saat ini, ketajaman lisan kadang pula terwujud dalam aktivitas di media sosial melalui status-status yang ditulis, kalimat pada kolom komentar, dan lain sebagainya.
Menjaga lisan adalah salah satu akhlak yang baik dan penting untuk dibiasakan, sebab lisan diibaratkan seperti pisau yang apabila salah menggunakannya, maka akan melukai banyak orang. Berhati-hatilah terhadap lisan karena sebuah ucapan bisa menjerumuskan kita ke dalam api neraka. Apabila kita tidak mengetahui sebuah perkara dengan pasti, sebaiknya kita diam saja. Dan janganlah kita mengucapkan perkataan yang menyakiti hati orang lain, sekalipun itu hanya berupa candaan. Sebab di akhirat kelak, setiap apa yang kita ucapkan dengan lisan pasti akan dimintai pertanggungjawaban.
Rasullulah SAW juga memperingatkan manusia agar tidak banyak bicara, kecuali berbicara untuk hal-hal yang penting, bermanfaat ataupun untuk mengingat Allah SWT (berzikir). Mengukur akhlak seseorang bisa ditempuh dengan banyak cara, salah satu caranya dengan memperhatikan lisannya karena lisan itu adalah ungkapan hati. Sangatlah indah jika kita selalu menjaga perkataan dan mempertanggungjawabkan kebenarannya sebelum mengatakannya kepada orang lain, terlebih jika kita bisa mengeluarkan perkataan ataupun hal-hal positif yang bersifat membangun.
Terdapat banyak keutamaan bagi mereka yang mampu menjaga lisannya dengan baik yaitu dijanjikan surga oleh Allah SWT, memiliki kedudukan tinggi sebagai muslim, meningkatkan keimanan, dijauhkan dari neraka jahanam, menghindari sifat keras hati, diangkat derajatnya oleh Allah SWT, menghindarkan diri dari dosa, dan memperoleh ridha Allah SWT di akhirat.
Oleh karena itu, sebelum seseorang berbicara hendaknya dia pikirkan terlebih dahulu akibatnya. Jangan asal berbicara karena itu merupakan ciri yang tidak baik, bisa jadi kita tidak sadar telah menyakiti hati orang lain. Lisan itu kecil tetapi dapat menimbulkan bahaya yang sangat besar. Biasakanlah mengucapkan kata-kata yang baik dan tidak menyinggung perasaan orang lain. Jangan pula terbiasa dengan kata-kata kotor dan kasar yang dapat mendatangkan kebencian dari Allah SWT. Dengan menjaga lisan, dapat memberikan pengaruh positif baik kepada diri sendiri maupun orang lain.
Demikianlah ceramah yang dapat saya sampaikan. Semoga ceramah saya ini dapat bermanfaat bagi kita semua. Mohon maaf jika ada perkataan saya yang kurang berkenan. Atas perhatian para hadirin, saya ucapkan terima kasih.
Dokumentasi :
Tema yang dibawakan oleh Rifda sangat menarik, mudah dimengerti dan nyaman didengar. Namun pandangan Rifda tidak fokus ke pendengar.
BalasHapusKesimpulan: sebelum seseorang berbicara hendaknya dia pikirkan terlebih dahulu akibatnya. Jangan asal berbicara karena itu merupakan ciri yang tidak baik, bisa jadi kita tidak sadar telah menyakiti hati orang lain. Lisan itu kecil tetapi dapat menimbulkan bahaya yang sangat besar.
Kesimpulan:
BalasHapusMenjaga lisan adalah salah satu akhlak yang baik dan penting untuk dibiasakan, sebab lisan diibaratkan seperti pisau yang apabila salah menggunakannya, maka akan melukai banyak orang. Janganlah kita mengucapkan perkataan yang menyakiti hati orang lain, sekalipun itu hanya berupa candaan.
Penilaian :
Materi Rifda cukup bagus, namun pandangan mata Rifda kurang fokus ke audiens. Mungkin kedepannya Rifda bisa lebih menguasai materi sehingga pandangannya bisa fokus ke pendengar.
Pembawaan intonasinya mengalun dan enak didengarkan, semoga kedepannya lebih leluasa dalam bergestur yaa
BalasHapusKesimpulan : berpikiran sebelum berbicara, karena lisan itu kecil tetapi dapat menimbulkan bahaya yang sangat besar
ceramah rifda sangat menarik dan bermanfaat bagi pendengar.
BalasHapusMateri yang disampaikan menarik,ekspresi sudah baik , namun masih belum terlalu fokus kepada audiens.
BalasHapusKesimpulan: sebelum seseorang berbicara hendaknya dia pikirkan terlebih dahulu akibatnya.
Tema yang dibawakan oleh Rifdah sangat bermanfaat karna saat ini hal tersebut terkadang disepelekan, penyampaian nya juga sangat baik. Hanya saja, lebih baik lagi jika Rifdah lebih memandang pendengar.
BalasHapusKesimpulan: Sebelum kita berbicara, kita wajib memikirkan terlebih dahulu akibatnya, Jangan asal berbicara karena bisa saja perkataan kita menyakiti hati orang lain. Lisan itu merupakan suatu hal yang sangat penting namun terkadang dipandang sebelah mata oleh kebanyakan orang.
Ceramah yang disampaikan oleh Rifda sangat lengkap dan jelas, beserta dengan penyampaian dan mimik yang baik
BalasHapusMateri yang di sampaikan sangat cocok untuk saat ini,karna memang menurun untuk penyampaian kata².Dan untuk kedepan nya lagi mungkin bisa di lebih kan lgi materi nya
BalasHapusKesimpulan : memang penting lah untuk kita dalam menjaga lisan kita terhadap orang lain l."mulut mu harimau mu",jangan lah mulut kita menjadi mulut harimau,dan jangan lah menganggap lawan bicara kita itu daging,karna kau akan memangsa daging itu dengan sadis nya
Penampilan cukup baik, tenang dan santai, tapi tetap on point. Audiens mampu dibuat paham dengan materi. Namun, Rifda masih agak terbata-bata dan terlihat agak tegang.
BalasHapusKesimpulan : Menjaga lisan adalah salah satu akhlak yang baik dan penting untuk dibiasakan, sebab lisan diibaratkan seperti pisau yang apabila salah menggunakannya, maka akan melukai banyak orang. Berhati-hatilah terhadap lisan karena sebuah ucapan bisa menjerumuskan kita ke dalam api neraka.
penyampaian rifda sangat baik dan ada interaksi dengan audience
BalasHapusPenyampaian dan materi yang disampaikan Rifda sangat baik dan menarik.
BalasHapusKesimpulan : Sebelum kita berbicara, kita wajib memikirkan terlebih dahulu akibatnya, Jangan asal berbicara karena bisa saja perkataan kita menyakiti hati orang lain.
Nama: Gracia Angelica Sihombing
BalasHapusMateri yang disampaikan menarik dan mudah dipahami namun alangkah lebih baik volume suara lebih kuat agar penyampaian lebih maksimal.
Kesimpulan:
Menjaga lisan adalah salah satu akhlak yang baik dan penting untuk dibiasakan, sebab lisan diibaratkan seperti pisau yang apabila salah menggunakannya, maka akan melukai banyak orang
KOMENTAR AGNES
BalasHapusMateri yang dibawakan rifda sangat menarik dan mudah dipahami. Penampilan Rifda pun sudah sangat bagus. Namun sebaiknya Rifda lebih banyak latihan agar tidak lupa saat tampil.
Kesimpulan:
sebelum seseorang berbicara hendaknya dipikirkan terlebih dahulu akibatnya. Jangan asal berbicara karena itu merupakan ciri yang tidak baik, bisa jadi kita tidak sadar telah menyakiti hati orang lain.
KOMENTAR FILDZA
BalasHapusPenampilannya sudah bagus dan sangat penting isi ceramahnya
KOMENTAR NAMYRA
BalasHapusCeramah rifda sangat baik,
materi nya juga mudah dipahami dan banyak memberi manfaat๐
cara penyampaian bagus
BalasHapusNama-nama yang belum memberikan komentar :
BalasHapus1. Abdul
2. Aditya
3. Aidil
4. Alzy
5. Ananda
6. Angel
7. Divya
8. Dufi
9. Ferianta
10. Firzi
11. Jessica
12. Khairunnisyah
13. M. Rafa
14. M. Hafiz
15. M. Sajid
16. Ronaldo
17. Talenta
18. Tiara Inayah
19. Tiara Krisa
materi Rifda sangat bagus dan relevan
BalasHapus